PENGUJIAN TOTAL BAKTERI / TOTAL PLATE COUNT (TPC)

LAPORAN PRAKTIKUM

MATA KULIAH MIKROBIOLOGI

MATERI PRAKTIKUM

PENGUJIAN TOTAL BAKTERI / TOTAL PLATE COUNT (TPC)

Hari / Tanggal Praktikum : Selasa, 17 Januari 2012

BIDANG KONSENTRASI

“ TEKNOLOGI PANGAN DAN GIZI “

 

Di Susun Oleh :

 

SELAKSA WAHYU S.

SITI JULAIKHA

SURANTO

SUSI SUSANTI

YULIANA LORENTINA

YUSUP SOPIAN

ZENI YUSUP ARFAH

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PERTANIAN
P4TKP VEDCA CIANJUR JOINT PROGRAM DENGAN POLIJE
Jl. Jangari KM. 14 Sukajadi, Karangtengah Kotak Pos 138 CIANJUR 43202, Tlp. 0263-285003 Fax. 0263-285026 E-mail:info@vedca.net Website:www.vedca.net

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Salam Sejahtera Bagi Kita Semua.

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita sekalian, sehinga dalam kehidupan kita dapat berkarya serta melaksanakan tugas dan kewajiban dibidang masing – masing. Semoga kita semua selalu mendapat petunjuk dan perlindungan-Nya sepanjang masa. Dan dalam pada itu dengan izin-Nya, Alhamdulillah niat dan tekad penyusun untuk menyelesaikan penyusunan “Laporan Praktikum” dapat tersusun dengan baik.

Selanjutnya pada kesempatan ini penyusun setulus hati menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bapak Dr. Ir. Sahirman, MP yang telah membimbing dan memberikan ilmu pengetahuan khususnya di bidang Ilmu Mikrobiologi.

Laporan ini di susun dengan bahasa sederhana berdasarkan berbagai literatur tertentu dengan tujuan untuk mempermudah pemahaman mengenai teori yang di bahas. Kendati demikian, tak ada gading yang tak retak. Penyusun menyadari bahwa dalam laporan ini terdapat kekurangan dan kelemahan, oleh karena itu penyusun terbuka dengan senang hati menerima kritik dan saran yang konstruktif dari semua pihak demi perbaikan dan penyempurnaan laporan ini.

Akhirnya, penyusun berharap semoga laporan ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak, dan sumbangsih untuk kemajuan perkembangan Ilmu Mikrobiologi.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Cianjur, 24 Januari 2012

PENYUSUN


 

 

DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR­­­­­­­______________________________________      i

DAFTAR ISI_____________________________________________     ii

BAB I PENDAHULUAN___________________________________     1

A. Latar Belakang_____________________________________     1

B. Tujuan Praktikum___________________________________     1

BAB II TINJAUAN PUSTAKA______________________________     2

BAB III METODOLOGI PRAKTIKUM_______________________     3

A. Alat______________________________________________     3

B. Bahan____________________________________________     3

BAB IV PROSEDUR______________________________________     4

BAB V PEMBAHASAN____________________________________     5

BAB VI PENUTUP________________________________________     7

A. Kesimpulan________________________________________     7

B. Saran_____________________________________________     7

DAFTAR PUSTAKA

 


 


BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Mikrobiologi adalah suatu cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang mikroorganisme dan interaksi mereka dengan organisme lain dan lingkungannya.

Sejarah tentang mikroba dimulai dengan ditemukannya mikroskop oleh Leeuwenhoek (1633-1723). Mikroskop temuan tersebut masih sangat sederhana, dilengkapi satu lensa dengan jarak fokus yang sangat pendek, tetapi dapat menghasilkan bayangan jelas yang perbesarannya antara 50 – 300 kali.

Mikroba ialah jasad renik yang mempunyai kemampuan sangat baik untuk bertahan hidup. Jasad tersebut dapat hidup hamper di semua tempat di permukaan bumi. Mikroba mampu beradaptasi dengan lingkungan yang sangat dingin hingga lingkungan yang relative panas, dari ligkungan yang asam hingga basa. Berdasarkan peranannya, mikroba dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu mikroba menguntungkan dan mikroba merugikan.

Perlakuan aseptik ialah perlakuan yang bertujuan  terbebas dari mikroorganisme. Aseptik diimbangi dengan sterilisasi yang merupakan upaya untuk menghilangkan kontamina mikroorganisme yang menempel pada alat atau bahan yang akan dipergunakan untuk analisa selanjutnya.

B. Tujuan Praktikum

Tujuan dari praktikum ini adalah agar mahasiswa dapat menguasai teknik Pengujian Total Bakteri atau Total Plate Count (TPC) serta cara penghitungan bakeri atau mikroba yang tumbuh.

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

 

Penyebaran mikroorganisme yang tumbuh pada bahan hasil pertanian pada hasil olahnya pada umumya terdiri dari bakteri, jamur/kapang, virus dan disamping itu terdapat juga binatang satu sel. Pertumbuhan dan perkembangan mikroorganisme dalam bahan ( makanan ), akan menyebabkan perubahan-perubahan tertentu yaitu : perubahan yang bersifat fisik dan dan kimiawi, sebagai contoh yaitu: konsistensi bahan menjadi lunak, timbul gas atau aroma tertentu dan zat racun yang membahayakan. Jumlah penyebaran bakteri/mikroorganisme pada bahan (makanan ) yang sedang mengalami pembusukan sangat bervariasi jumlahnya dan tidak sama jenis ( species )-nya serta tergantung pada: varietas, habitat, susunan kimia, cara penanganan, suhu penyimpanan dan lain-lain.

Pertumbuhan mikroorganisme yang membentuk koloni dapat dianggap bahwa setiap koloni yang tumbuh berasal dari satu sel, maka dengan menghitung jumlah koloni dapat diketahui penyebaran bakteri yang ada pada bahan. Jumlah mikroba pada suatu bahan dapat dihitung dengan berbagai macam cara, tergantung pada bahan dan jenis mikrobanya. Ada 2 macam cara perhitungan jumlah mikroba/bakteri, yaitu perhitungan secara langsung dan tidak langsung.

Perhitungan jumlah mikroba secara langsung yaitu jumlah mikroba dihitung secara keseluruhan, baik yang mati atau yang hidup sedangkan perhitungan jumlah miroba secara tidak langsung yaitu jumlah mikroba dihitung secara keseluruhan baik yang mati atau yang hidup atau hanya untuk menentukan jumlah mikroba yang hidup saja, ini tergantung cara-cara yang digunakan. Untuk menentukan jumlah miroba yang hidup dapat dilakukan setelah larutan bahan atau biakan mikroba diencerkan dengan factor pengenceran tertentu dan ditumbuhkan dalam media dengan cara-cara tertentu tergantung dari macam dan sifat-sifat mikroba.

 


 

BAB III

METODOLOGI PRAKTIKUM

Dalam praktikum ini kami diberi tugas untuk melakukan penghitungan bakteri atau mikroba secara aseptik.

Sebelum melakukan praktikum penghitungan bakteri atau mikroba terlebih dahulu kita menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan. Setelah apa yang dibutuhkan telah siap maka kita dapat melakukan praktikum penghitungan bakteri atau mikroba.

A. Alat

– Erlenmeyer                           – Penangas Air

– Petridish                               – Lemari Pengeram

– Pipet Ukur 10 mL                – Alat Penghitung Koloni (Colony Counter)

– Tabung Reaksi                     – Alat Penghomogen (Vortex)

– Rak Tabung Reaksi              – Tissue

– Bunsen

B. Bahan

– Buffered Peptone Water ( BPW )

– Potatoes Dextrose Agar ( PDA )

– Sampel Tepung Terigu

– Alkohol 80 %

BAB IV

P R O S E D U R

 

  1. Menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan.
  2. Menyemprot meja kerja dan tangan praktikan dengan alcohol 80%
  3. Membungkus cawan petri, tabung reaksi, pipet ukur dengan kertas buram, (tabung reaksi masing – masing diisi 9 mL Buffered Peptone Water (BPW) dan lubang tabung reaksi ditutup dengan kapas).
  4. Membuat media Potatoes Dextrose Agar ( PDA ).
  5. Mensterilisasi semua alat yang telah dibungkus kertas buram pada autoclave selama 15 menit pada suhu 121˚C.
  6. Mendinginkan alat dan bahan yang telah disterilisasi.
  7. Melakukan pengenceran, sampel dimasukan ke dalam tabung reaksi yang berisi 9 mL BPW yang telah steril (101) dilakukan secara aseptis, mengocok 25 kali dengan vortex.
  8. Melakukan pengenceran berikutnya yaitu memipet 1 mL dari tabung reaksi 101 dimasukan ke tabung reaksi pengenceran 102, memvortex dan memipet 1 mL lagi di masukan ke cawan petri dilakukan secra aseptis.
  9. Melakukan pengenceran berikutnya hingga pengenceran 105
  10. Cawan petri yang telah terisi digoyang-goyangkan.
  11. Menuangkan media ke masing-masing cawan, tungu hingga media padat lalu balikkan posisi cawan
  12. Memasukan cawan petri ke dalam incubator dengan posisi terbalik pada suhu 35±1˚C selama 24-48 jam
  13. Mencatat pertumbuhan koloni pada masing-masing cawan yang mengandung 25-250 koloni dan melihat bentuknya dengan colony counter.

 


BAB V

P E M B A H A S A N

Praktikum yang dilakukan adalah untuk mengetahui pada sampel. angka lempeng total yaitu jumlah bakteri mesofil aerob yang hidup pada sampel. Bakteri mesofil aerob adalah golongan bakteri yang tumbuh baik pada suhu 25-40˚C dalam suasana mengandung asam. Pada praktikum ini sebelumnya alat disterilisasi terlebih dahulu pada autoclave selama 15 menit pada suhu 121˚C agar semua alat dan bahan yang akan digunakan steril/tidak ada mikroorganisme penganggu sehingga tidak akan mempengaruhi hasil akhir. Sterilisasi adalah suatu proses untuk mematikan semua organisme yang tidak diinginkan yang terdapat pada atau di dalam suatu benda.

Sampel yang akan diuji adalah tepung terigu. Sebelum semua kegiatan dilakukan, terlebih dahulu meja kerja dan tangan praktikan disemprot dengan alkohol 80% karena untuk menghindari terkontaminasi dengan mikroba lain yang ada disekitar. Media yang digunakan adalah PDA (Potatoes Dextrose Agar) karena mempunyai susunan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan substrat bakteri mesofil aerob yang akan dianalisa. Yang terkandung dalam PDA (Potatoes Dextrose Agar) adalah:

Yeast: 2,5 gram

Pancreatic digest of Caseine: 5 gram

Glucose: 1 gram

Agar: 15-20 gram

Air suling: 1 liter

Semua bahan dilarutkan pada pH 7,0 yaitu netral karena bakteri dapat tumbuh baik pada suasana netral. Media dipanaskan agar semua bahan homogen. Pemanasan dibantu dengan magnetic sterrer untuk meratakan pemanasan.

Masa pertumbuhan bakteri sangat cepat, sehingga bakteri mesofil aerob dapat dihitung sebagai koloni Angka Lempengan Total per mL. Berdasarkan SNI jumlah koloni yang dihitung yaitu antara 25-250 koloni. Cawan petri yang telah diinkubasi selama 24-48 jam diamati dan dihitung.


 

Hasil pengamatan :

101

102

103

104

105

Percobaan 1

Spreader

320

110

Percobaan 2

40

2

2

1

 

 

 

Jumlah Bakteri Perkiraan       =[(110 x 105) + (1 x 105)]

=111 x 105

2

=55,5 x 105

=5,55 x 106

=5,6 x 106


BAB VI

P E N U T U P

A. Kesimpulan

Teknik aseptik dalam  proses – proses pengerjaan yang berkaitan dengan mikrobiologi, memerlukan  ketelitian dan  keakuratan serta kesterilan yang harus selalu di jaga agar terbebas dari kontaminan. Penguasaan teknik aseptik sangat diperlukan dalam keberhasilan  praktikum mikrobiologi dan hal tersebut merupakan salah satu metode permulaan yang harus dipelajari oleh seorang ahli mikrobiologi.  Bakteri E. coli bisa mengganggu kesehatan jika dikultur secara tidak aseptik, karena praktikan bisa terinfeksi. Kontaminasi pada mediaPDA (Potatoes Dextrose Agar) dapat di lihat dengan melihat warna media, yaitu putih susu pada PDA (Potatoes Dextrose Agar).

B. Saran

Hendaknya para praktikan sangat berhati – hati dalam melakukan pemindahan biakan agar tidak terjadi kontaminasi. Selain itu, para praktikan diharapkan mengurangi percakapan dan lebih baik memakai masker saat bekerja agar bisa meminimalisir terjadinya kontaminasi yang nantinya dapat mengganggu kesehatan praktikan dan mengurangi keberhasilan praktikum.

 


 


DAFTAR PUSTAKA

 

SNI (Standar Nasional Indonesia) Cara Uji Cemaran Mikroba 01-2897-1992

M, Badhowie. 1982. Petunjuk Praktek Pengujian Mutu hasil Pertanian 2. Jakarta: DEPDIKBUD

Muctahdi, dedi. 1978. Mikrobiologi Hasil Pertanian 1. Jakarta: DEPDIKBUD

Categories: Pendidikan | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: